A Letter to Fawwaz (Part 1)

11 08 2016

Assalamualaykum syg…Semoga saat km membaca surat bunda ini, kamu dalam keadaan sehat, dalam keadaan bahagia dan senantiasa dalam kebaikan. Bunda selalu mendoakan itu untuk kamu dimanapun km berada.

Fawwaz syg, Pagi tadi bunda membentakmu syg gara2 kamu ngotot mencari mainanmu berupa kaca mata yang kebetulan entah sembunyi dmn. bunda ingat kmr sore pas bunda pulang kerja, kamu masih pegang dan tiduran sm bunda smbil cerita2. tp pagi ini sudah bunda cari ga ketemu tp km tetep nangis ngotot minta mainan itu. Akhirnya bunda alihkan sm nenas, buah kesukaanmu yg beberapa hari ini selalu hbs kamu makan. Beruntung juga mbak bisa mengalihkan perhatianmu sebntar dgn mengajakmu main keluar ketempat Akmal atau Jalu.

Fawwaz syg, kamu tau nak, bunda selalu merasa bersalah kl hbs memarahi kamu. Mungkin kamu belum tau apa2 skr.Maafkan bunda nak yang belum bisa mengontrol emosi bunda dgn baik. terkadang bunda ga marah sm kamu, bunda kesel sm si mbak, tp bunda menumpahkan marah bunda k kamu. maafkan bunda syg. Pagi ini bunda baca artikel yg membuat bunda ingat lg sama kamu nak. sampai akhirnya bunda memutuskan untuk membuat surat ini, agar fawwaz kelak tahu bahwa bunda terkadang melakukan kesalahan sm fawwaz.

Bunda sering berpikir, knp kamu rewel sekali ya nak. dr kecil suka nangis. bunda sering kewalahan dan sering stress menghadapinya. apa salah bunda ya Allah? bunda sering berdoa sm Allah knp Dia memberi hamba anak yang rewel sekali spt kamu nak. ternyata di artikel ini dikatakan kalo emosi bunda sewaktu hamil akan mengalir k anak/bayinya. Begitu juga saat menyusui. Bunda merasa jleb bgt karna mgk memang spt itu keadaaanya. Bunda ingat waktu bunda hamil dulu, bunda sering menangis dan sering merasa sedih karna sering merasa tidak diperhatikan Ayah. Bunda sering merasa kecil hati sm Ayah karna harapan bunda yang mungkin terlau tinggi sm dia. Sekali lagi maafkan bunda ya nak. Ayahmu tidak salah, bundalah yg salah. Dulu bunda sangat menginginkan pernikahan dan lupa membayangkan yg sedih2. Bunda hanya memikirkan yang senang2nya saja, hal2 yang romantis saja dan ternyata Ayahmu jauh dr itu. Bunda sering meragukan sayang ayah sm bunda, malah bunda merasa ayah tidak syg sm bunda sama sekali. Ah, kamu mgk juga msh belum mengrti ya nak. Semoga kelak kamu mengerti.

Bunda mau menceritakan sedikit ttg Ayah. Bunda sm Ayah cuma taaruf selama 3 bulan smpai memutuskan untuk menikah. Kami tidak saling mengenal satu sm lain. bahkan bunda merasakan kosong saat Ayahmu bener2 melamar bunda. antara bahagia, sedih dan plong karna akhirnya bunda akan menikah. Setelah menikah, trnyata bunda mulai menemukan satu dua kekecewaan yg seharusnya sh itu biasa dlam pernikahan. cuma bunda kadung memiliki ekspektasi yang terlalu tinggi terhadap Ayah, akhirnya bunda banyak kecewa. masalah kecil kadang bisa membuat bunda iba hati lama. bunda sangat sensitif waktu hamil kamu nak. bunda sering nangis, kok nikah sm Ayah gini ya. Ayahmu jarang memanjakan bunda. terkadang bunda baca status temen bunda di Fb yg suaminya menyiapkan sarapan untuk istrinya, itu aja sudah membuat bunda cemburu, kenapa Ayah ga seperti itu sm Bunda. dan banyak hal kecil lainnya nak. Dan kamu tau sayang, ternyata emosi bunda yg tidak bagus saat hamil kamu itu, kebawa sm kamu karakter km nak, mempunyai efek yg luar biasa sm kamu syg. kamu jd suka nangis juga. sedikit2 nangis, sedikit2 rewel..pdhl itu adalah yg menyebabkan bunda sndiri. sekali lg maafkan bunda syg. Andai bunda tau, ah sudahlah sekarang semuanya sudah telat untuk disesali. Skr bunda lg memikirkan bagaiman menjadi ibu kamu yg baik di sisa umur kamu ini. dan ternyata tetep susah ya nak.

Mgk sudah telat untuk bunda meminta maaf kepadamu skr syg, Andai bunda tahu efeknya spt ini, bunda mgk akan berusaha keras menguasai emosi bunda waktu hamil dulu dan waktu menyusui juga. Pantas kamu juga tidak betah menyusu sm bunda ya nak. karna mgk ikut merasakan kalo bundamu ini suka stress ya syg. Maafkan syg. waktu bunda hbs melahirkan kamu pun, bunda merasa bunda kena baby blues syndrome. bunda merasakan sedih yang luar biasa. Karna selain jam tidur bunda yang harus begadang tidap malam, banyak hal lainnya yang juga berubah. misalnya bentuk tubuh yang berubah drastis. Bunda merasa semuanya jadi jelek karna berat badan bunda sempat naik 20 Kg lebih waktu itu. belum lagi garis2 strecmark yang menutupi perut bunda. Aahh…harusnya bunda senang ya nak. ini adalah kenang2an terindah dr kamu. Harusnya bunda senang ya nak, kamu adalah titipan Allah yang luar biasa indah. kenapa perut buncit strecmark ini harus bunda pikirkan. ini adalah bukti bahwa kamu lahir dr perut bunda ya syg. Maafkan ketidakdewasaan bunda ya nak. Sungguh kalo bunda ingat itu, bunda menyesal syg. banyak kesalahan2 bunda yang sudah bunda lakukan sm kamu nak.

Hari ini, bunda kembali lagi bersumpah dalam hati bahwa bunda ingin jadi ibu yg terbaik buat kamu syg. dan semoga berhasil ya nak. Doakan bunda…doakan bunda biar jd ibu yg baik, ibu yg kamu rindukan jika sudah ga ada kelak, ibu yang dgn ikhlas kamu doakan jika nanti sudah duluan menghadap Allah. ibu yang membuat kamu diam2 suka meneteskan air mata smbil berdoa akan kebahagian dan kebaikannya spt yg sering bunda lakukan untuk kamu syg.

Syg, ini surat pertama bunda untuk kamu. semoga surat ini tdk membuat kamu membenci bunda ya nak. Oiya bunda lupa ngasih artikel yang bunda ceritakan di atas ya. ini bunda kasih versi lengkapnya buat kamu ya syg di bawah. semoga bisa berguna buat kamu suatu saat nanti. Ambillah pelajaran sekecil apapun dr sekitarmu ya syg. Apa yg kamu alami, kamu denger dan kamu baca. Semoga kelak km jd anak yang mempunyai akhlak yg bagus ya nak, yg sholeh, yang sholeh, yang sholeh. Aamiin. Luvyu.

Peluk syg,

Bunda

 

A LITTLE BLACK BOX

Beberapa tahun lalu, ada saudara pasangan muda dg anaknya yg baru lahir, datang berlebaran ke rumah orgtua saya. Bayi mungil yg belum genap 2 bulan itu terus menerus menangis selama berada di rmh kami, meskipun orgtuanya sdh berusaha segala cara untuk mendiamkannya. Sebagai tuan rumah pada umumnya, kami mencoba menawarkan berbagai opsi utk membantu mendiamkannya jg, dari beragam minyak oles smp kamar ber-ac, krn kami kira dia kepanasan dan lebih nyaman disana. Ibunya blg, anaknya memang selalu menangis. Kata kakeknya, yg jg dokter spesialis anak, mgkn kolik. tp masa iya sih kolik terus-terusan.

Sambil membuatkan teh dan menyiapkan kue di dapur utk mereka, sy dan ibu sy membahas (plus mengasihani) bayi tersebut. Sy bilang, “coba deh ma, tanya, siapa tau mama nya pny masalah dg suaminya apa gmn”. Sebelum pulang, ibu sy memanggil ibu bayi itu ke ruangan tertutup dan mengajaknya bicara. Tak lama, mereka pun pamitan pulang. Setelah mereka tiada, ibu sy hanya blg, ‘eh iya lho.. Bener… Dia pny masalah dg suaminya’.

Emosi bu, mengalir.

Dia mengalir lewat sambungan anak dan ibu yg tidak kasat mata. Dia mengalir lewat tali pusat ketika ibunya mengandungnya. Dia mengalir lewat air susu ketika ibunya menyusuinya, bahkan rasanya mengalir lewat udara.

Tidak percaya? Coba renungkan kembali, bukankah sifat anak menggambarkan situasi hati ibunya ketika dulu hamil? Bagi yg pny anak lbh dr 1 akan lbh bisa membedakannya, ketika suasana hati, kestabilan emosi berubah, sifat anak jg berbeda. Kehamilan pertama yg biasanya penuh gejolak, krn baru adaptasi dg sifat asli pasangan, mertua, ipar, atau kehidupan perkawinan, membuat calon ibu baru lebih sensitif dan gundah, lbh sering menangis dan marah, apalagi hormon naik turun tdk karuan, dan penuh kecemasan khwtr kehamilannya kenapa-napa. Biasanya anak pertama bgitu jg sifatnya, sensitif, emosional, pencemas atau mudah marah.

Pas lahir dan menyusui, begitu juga. Emosi ibu mengalir lewat air susu, jd ketika ibu lg kesal hatinya, anak jg jd rewel tak kunjung reda. Sdh lah kesal, di tambah anak rewel, yg ada semakin stres jadinya. Lewat masa menyusui,… Sama saja. Yg di kesali adlh suami, mertua, ipar, tetangga, tp anak jg kena batu bentakannya. Atau sentuhan yg kasar dan menyakitkan, pdhl kadang dia tidak salah. Pun salah, ga sgitu Hrs dimarahinnya.

Emosi bu, mengalir.

Jd gak fair kl gara2 org lain, anak2 kena imbas nya. Kl ibu jd mereka, ga bakal suka jg kan?
Jd gmn?
Solusi P3K nya, sederhana. (btw, P3K disini adalah Pertolongan Pertama Penanganan Kekesalan ya, hehehe)

Pny ‘black box’ pribadi. Kotak hitam yg biasanya di pesawat2 kan merekam momen2 terakhir shg berguna untuk evaluasi kl kecelakaan terjadi. Nah, black box ibu jg berfungsi utk meletakkan emosi2 negatif terkini, utk di evaluasi nanti, ketika anak2 sdh nyenyak bermimpi.

Ketika sebel luar biasa krn suami tidak membantu dg pekerjaan rmh, pdhl itu tugasnya, taro sebel itu di Black box utk sementara, utk nanti di bahas lg sm beliau gmn enaknya pembagian pekerjaan rumah tangga yg adil dan tidak bikin lelah.

Pas kesel sama mertua krn tidak berhenti ikut campur urusan pengasuhan anak kita, taro lg di Black box rasa keselnya, sambil nunggu anak tidur siang, nanti kita ‘ambil’ lg itu kesel dan kita pikirrriinnn gmn cara yg pantas utk menyampaikan kpd mereka bahwa ini adalah giliram kita mencoba memainkan peran orgtua, waktu beliau sdh lewat lama, dulu ketika mengasuh suami kita.

Ketika benci menerpa karena ipar selalu bikin masalah, dan sabar semakin menipis krn sdh bertahun-tahun tidak berubah, taro lg di Black box, nanti buka setelah malam tiba. Begitu terus kl kita sedih, kecewa, cemas, gelisah dan merasa emosi2 negatif lainnya yg tdk berhubungan dg anak kita. Mereka berhak mendapatkan ibu yg menyenangkan di rmh, yg ga menyangkutpautkan masalah pribadi dg kualitas pengasuhan anaknya.

Bentuk Black box nya gmn? Gmn sj blh. Kl mau maksimal, beli kotak kado indah berpita, taro di sudut kamar atau diatas lemari baju jg ga papa. Asal tempatnya gampang di raih dan di taro kembali saja. Jgn di gudang yang berkunci, krn kalo jauh dr tempat dimana kita biasa beremosi, jd males naro emosi nya, ntar kena anak2 lg. Warnanya ga perlu hitam kok. Panggilan Black box hanya sy gunakan utk menggambarkan fungsi.
Ga mau pake modal? Kardus Aqua atau supermi jg ckp memadai. Bungkus pake kertas kado kalo mau sdikit lbh rapih, tidak pun, gak papa sama skali. Ga mau jg? Bikin saja kotak imajinasi. Toh nanti kan emosi yg di taro jg tidak berbentuk. Naro emosinya jg blh seperti mengambil sesuatu dr hati, dan bener2 meletakkan nya di dlm box hitam itu. Mau di lakukan secara khayalan jg blh, jd org yg ngliat ga bingung menanyakan kenapa kita meletakkan sstu yg tdk tampak ke dalam sbuah box kosong, Yang mana sj blh. Yg penting anak tdk kena damprat Kekesalan emosi yg sdg menunggangi hati.

Lha.. Kalo sebel nya krn mrk, gmn? Sama saja. Membicarakannya dg mereka wkt emosi sudah reda dan kepala yg tdk lagi berasap akan membuat masalah semakin jelas solusinya.

Trik ini sangat berguna bagi saya. Maa sya allah anak2 sy alhamdulillah ceria. Malah si sulung di label sm neneknya the smiley boy, krn selalu tersenyum. Walaupun tidak memiliki box yg riil, tp sy benar2 mengesampingkan emosi negatif, terutama ketika hamil dan menyusui. Krn kondisi emosi ibu membentuk watak anak yg sdg di kandungnya. Dan sifat yg terbentuk itu akan menjadi pribadinya seumur hidupnya. Jd sy kl hamil, sy memastikan sy menangis tdk lebih dr 5x. Tdk adil, menurut sy, jika emosi sy yg sesaat menentukan kualitas kepribadian seseorang selamanya. Begitu jg ketika sy menyusui, pun sedang menangis sedih, sy elap air mata, pastikan yg anak lihat hanyalah senyuman saja, dan menciumnya sblm menggendongnya. Mereka tdk pernah blh melihat sy menangis dibawah usia 5, dan pun setelah itu, mereka tidak perlu ikut tercampur dg kotoran yg sdg ada di hati sy, apalagi yg tdk berhubungan dg mereka.

Emosi pak, mengalir.

Jadi jangan mentang2 ada tips Black box ini, jd bapak bs seenaknya menyakiti hati. Anak2 yg hepi adlh mereka yg ibunya jg hepi. Dan bukankah laki2 terbaik itu yg paling baik pada istri?

Kalau anda mau mencoba pny Black box sndiri, nanti anda akan melihat keajaiban terjadi. Karena ternyata, kl di taro sejenak itu emosi, pas kita rasanya waktunya utk menyelesaikannya, sering sekali.. Tidak jadi kita ambil kembali!
Masalah yg tadinya tampak begitu besar dan berat, tampak bgitu kerdil di akhir hari. Kata2 pedas yg tdk sabar kita lemparkan ke org yg sdh menyakitkan hati berubah menjadi kata2 bijak yg lbh dapat di terima dan di pahami. Buncahan emosi yg rasanya membuat kita mellow, sedih dan hancur tadi, tidak lg sbegitu berarti kini.

Blackbox ini bs berguna utk semua, tidak pandang usia, jenis kelamin, ras, suku, tinggi badan, berat badan, jumlah anak, warna kulit dan agama. Juga BUKAN hanya utk ibu yg sedang hamil dan menyusui sj. Jika anda sdh kadung membentuk anak yg kepribadiannya emosional korban masa kehamilan ibunya, anda bahkan bisa mengajak anak anda utk membuat Black box nya sndiri jg. Kan emosi negatif di miliki oleh semua manusia….

Oh ya, the black box has a black hole inside. Spt black hole yg ada di luar angkasa sana, yang menyerap semua yg ada di sekitarnya, bgitu juga Black box kita. Emosi yg lama, jika tidak di ambil dan tertumpuk emosi baru, hilang sudah. Yang tinggal adalah pikiran jernih dan hati yg tenang utk menyelesaikan masalah dg lbh baik dan terkadang lebih sederhana.

Tidak percaya? Coba saja!

‪#‎sarrarisman‬

**jika dirasa manfaat, tdk perlu izin utk membagikan artikel ini

 

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: